52% Pekerja Alami Kelelahan Kerja Kronis, Gen Z Kelompok Paling Rentan

Persoalan kesehatan mental pekerja menjadi salah satu sorotan pada Hari Kesehatan Mental Sedunia yang diperingati setiap 10 Oktober. Bagi para pekerja di berbagai belahan dunia, isukesehatan mental bukan sekadar masalah tahunan, melainkan tantangan sehari-hari yang hadir dalam tekanan deadline, tumpukan email, rapat beruntun, dan dinamika hubungan kerja yang kompleks.

52 persen pekerja `burnout`, perusahaan diminta skrining psikologis

Pakar dari Human Care Consulting (HCC) Kartika Amelia menyebutkan lebih dari 52 persen karyawan dilaporkan mengalami burnout atau kelelahan kerja kronis, sehingga perlu pengembangan skrining psikologis (PCU) sebagai solusi strategis penting. Kartika mengatakan laporan tersebut dari “SHRM 2025 Insights: Workplace Mental Health”, yang juga menunjukkan empat dari sepuluh pekerja menyatakan bahwa pekerjaan mereka memberikan dampak negatif terhadap kesehatan mental.

Data 52 persen Pekerja Alami Kelelahan Kerja Kronis, Perusahaan Diminta Skrining Mental Dini

Persoalan kesehatan mental pekerja menjadi salah satu sorotan pada Hari Kesehatan Mental Sedunia yang diperingati setiap 10 Oktober. Bagi para pekerja di berbagai belahan dunia, isu kesehatan mental bukan sekadar masalah tahunan, melainkan tantangan sehari-hari yang hadir dalam tekanan deadline, tumpukan email, rapat beruntun, dan dinamika hubungan kerja yang kompleks.

Berita Hari Kesehatan Mental Dunia: Krisis Sunyi di Tempat Kerja, Separuh Pekerja Alami Burnout dan Tekanan

Setiap 10 Oktober, dunia memperingati Hari Kesehatan Mental Sedunia (World Mental Health Day). Namun bagi jutaan pekerja di seluruh dunia, isu kesehatan mental bukan sekadar peringatan tahunan, melainkan realitas harian yang mereka hadapi dalam rutinitas kerja penuh tekanan. Di balik layar rapat daring, tenggat waktu yang menumpuk, dan ekspektasi tinggi perusahaan, tersembunyi krisis sunyi yang kian meluas burnout atau kelelahan mental kronis.

52 Persen Karyawan Alami Burnout, Gen Z Jadi yang Paling Rentan!

Bertepatan dengan momen Hari Kesehatan Mental Sedunia yang diperingati pada 10 Oktober setiap tahunnya, laporan “SHRM 2025 Insights: Workplace Mental Health” menyebutkan lebih dari 52 persen karyawan dilaporkan mengalami burnout atau kelelahan kerja kronis.

52% Karyawan Alami Kelelahan Kerja Kronis, Gen Z Paling Parah

Persoalan kesehatan mental pekerja menjadi salah satu sorotan pada Hari Kesehatan Mental Sedunia yang diperingati setiap 10 Oktober.
Bagi para pekerja di berbagai belahan dunia, isu kesehatan mental bukan sekadar masalah tahunan, melainkan tantangan sehari-hari yang hadir dalam tekanan deadline, tumpukan email, rapat beruntun, dan dinamika hubungan kerja yang kompleks.

52 Persen Pekerja Alami Kelelahan Kerja Kronis, Perusahaan Diminta Skrining Mental Dini

PERSOALAN kesehatan mental pekerja menjadi salah satu sorotan pada Hari Kesehatan Mental Sedunia yang diperingati setiap 10 Oktober. Bagi para pekerja di berbagai belahan dunia, isu kesehatan mental bukan sekadar masalah tahunan, melainkan tantangan sehari-hari yang hadir dalam tekanan deadline, tumpukan surel, rapat beruntun, dan dinamika hubungan kerja yang kompleks.Beli vitamin dan suplemen

Mengoptimalkan Proses Rekrutmen: Menyelesaikan Tantangan dalam Memilih Talenta yang Tepat

Proses rekrutmen yang efektif adalah salah satu tantangan terbesar yang dihadapi banyak perusahaan. Banyak organisasi, seperti yang dialami oleh Cobra Dental, sering kali menemui kendala besar dalam memilih kandidat yang tepat. Hal ini bukan hanya soal keterampilan, tetapi juga bagaimana kandidat tersebut dapat beradaptasi dengan budaya dan nilai perusahaan. Cobra Dental, misalnya, menghabiskan banyak waktu dan sumber daya dengan menggunakan jasa headhunting, namun hasilnya tidak selalu memuaskan. Kesalahan rekrutmen seperti ini tidak hanya merugikan secara finansial, tetapi juga mempengaruhi kinerja dan retensi karyawan dalam jangka panjang.