34% Manager Mengalami Burnout, Masalahnya Bisa Jadi Salah Penempatan Talenta

Dalam praktik sehari-hari, burnout memang sering terlihat seperti kelelahan biasa. Target berjalan terus, koordinasi tidak pernah berhenti, dan tuntutan datang dari berbagai arah.
Namun, tidak semua orang dengan beban kerja tinggi mengalami tekanan yang sama. Ada yang tetap mampu menjaga ritme kerja, bahkan berkembang di tengah kondisi yang padat.
Bukan Soal Tidak Kenal. Tapi Soal Tidak Punya Data. Studi Kasus: Documenta dan Pengalaman Pertama Menggunakan Asesmen Karyawan

Jasman Efendi sudah bertahun-tahun menjalankan operasional di Documenta. Sebagai Chief of Operational, ia terbiasa membaca situasi, memahami ritme kerja timnya, dan mengambil keputusan berdasarkan apa yang ia lihat sehari-hari. Sampai akhirnya tiba satu pertanyaan yang tidak bisa ia jawab dengan pengamatan saja. Siapa, dari seluruh karyawan yang ia kenal, yang benar-benar siap untuk berkembang ke […]
Perusahaan Baru Sibuk Cari Pengganti Setelah Karyawan Resign. Di Sinilah Masalah Succession Planning Dimulai.

Setelah Lebaran, banyak tim HR menghadapi pola yang sama: beberapa karyawan mengundurkan diri hampir bersamaan, posisi mendadak kosong, dan organisasi harus bergerak cepat. Di tengah kepanikan rekrutmen, satu pertanyaan penting tentang succession planning sering terlewat: Apakah organisasi Anda sudah tahu siapa yang akan mengisi posisi itu, bahkan sebelum kekosongan terjadi? Mengapa resign meningkat setelah Lebaran? […]
Ketika KPI Perlu Lebih dari Sekadar Target Angka

Studi Kasus: PT Wasamitra Engineering Membangun Sistem KPI yang Lebih Terarah
Seiring berkembangnya sebuah perusahaan, kompleksitas pekerjaan ikut meningkat. Target kerja menjadi lebih beragam, koordinasi antar tim semakin intens, dan manajemen membutuhkan cara yang lebih jelas untuk memastikan setiap peran benar-benar berkontribusi terhadap tujuan perusahaan.
Memperkuat Struktur Manajemen di Tengah Ekspansi: Pembelajaran dari Cobra Dental

Setiap bisnis yang memasuki fase ekspansi akan sampai pada satu titik penting: pertumbuhan tidak lagi bisa bertumpu pada owner semata. Struktur manajemen harus diperkuat, dan posisi seperti GM maupun C-level menjadi penentu arah organisasi.
Corporate Counseling untuk Karyawan & HR: Solusi Kesehatan Mental di Tempat Kerja Berbasis Data

Di dunia profesional, banyak karyawan terlihat kuat dan produktif—terutama di LinkedIn. Namun di balik performa tersebut, tidak sedikit yang sedang menahan stres, kelelahan, bahkan burnout. Mereka tetap bekerja, tetap hadir di meeting, tapi secara mental tidak benar-benar baik-baik saja.
Menghadapi Akhir Tahun: Laporan HR dan Succession Planning yang Tak Boleh Terlewat

Menjelang penghujung tahun, tim HR biasanya sibuk menyiapkan laporan HR akhir tahun.
Sering dianggap sekadar pekerjaan administratif, padahal laporan ini bisa menjadi alat strategis untuk menyiapkan perusahaan menghadapi tantangan 2026 — terutama dalam hal succession planning atau rencana suksesi jabatan.
Mengoptimalkan Proses Rekrutmen dengan Assessment Online: Studi Kasus Sribu

Bagi banyak perusahaan, proses rekrutmen bukan hanya tentang menemukan kandidat yang memenuhi kualifikasi teknis, tetapi juga tentang mencari individu yang selaras dengan budaya dan nilai perusahaan.
Namun, tantangan sering muncul ketika kandidat yang tampak ideal di atas kertas ternyata tidak mampu memenuhi ekspektasi di lapangan. Akibatnya, perusahaan menghadapi biaya tambahan, produktivitas menurun, hingga risiko turnover yang tinggi.
Pakar Sebut 52 Persen Pekerja Alami “Burnout”, Perusahaan-perusahaan Diminta Lakukan Ini

Lebih dari separuh pekerja di dunia kini mengalami burnout atau kelelahan kerja kronis. Data terbaru menunjukkan, 52 persen karyawan dilaporkan menghadapi kondisi ini, mendorong para ahli menyerukan pentingnya sistem deteksi dini dan dukungan psikologis di tempat kerja. Pakar dari Human Care Consulting (HCC), Kartika Amelia, menjelaskan bahwa data tersebut bersumber dari laporan “SHRM 2025 Insights: Workplace Mental Health’.
52 Persen Pekerja Alami Burnout, Fakta Mengejutkan di Balik Rutinitas Kantor

Laporan “SHRM 2025 Insights: Workplace Mental Health” mengungkap fakta mencengangkan di balik aktivitas kerja yang tampak biasa-biasa saja.
Lebih dari 52 persen karyawan dilaporkan mengalami burnout atau kelelahan kerja kronis, sementara empat dari sepuluh pekerja menyatakan bahwa pekerjaan mereka memberikan dampak negatif terhadap kesehatan mental.
Generasi Z terbukti menjadi kelompok paling rentan di lingkungan kerja, di mana 91% di antaranya kerap menghadapi tantangan kesehatan mental dan 35% mengalami depresi.
Meski sekitar 60% karyawan mengaku puas dengan pekerjaannya saat ini, fakta menariknya mereka tetap aktif mencari peluang kerja lain.